Review Smartphone Vivo V9: Lebih Kencang, Monitor Kekinian, serta Memiliki kamera Ganda

Review Smartphone Vivo V9 – Di akhir tahun 2017 lantas, Vivo, salah satunya produsen smartphone yang produknya telah terkenal di Indonesia, melaunching smartphone favorit mereka, yakni Vivo V7+ serta Vivo V7. Kedua-duanya dapat disebutkan adalah produk yang menarik, bahkan juga sampai sekarang ini, tapi nampaknya hal tersebut belumlah membuat Vivo senang. Di bulan Maret 2018 ini, kira-kira 6 bulan sesudah mereka meluncurkan Vivo V7+, produsen smartphone dari China ini kembali meluncurkan produk favorit mereka, penerus dari Vivo V7+/V7, yang dikatakan sebagai Vivo V9.

Smartphone Vivo V9

Spesifikasi Vivo V9 Anroid

Spesifikasi Vivo V9 Anroid

Acara peluncuran Smartphone Vivo V9 ini dikemas Vivo dengan megah, serupa seperti pendahulunya, melaui satu acara yang diselenggarakan di Candi Borobudur, Magelang, D.I. Yogyakarta. Akan tetapi, dalam artikel kesempatan ini kami tidak mengulas acara peluncuran smartphone itu. Namun di kesempatan ini, yang akan kami ulas ialah beberapa hal apa yang kami dapatkan dari Vivo V9 dari pemakaian saat beberapa waktu yang lalu. Akan tetapi untuk ulasan lebih detil, silakan teruskan membaca di artikel tersebut.

Mari kita dari mulai bagian design Perangkat Vivo V9 ini mengangkat design basic body yang masih tetap sama dengan Vivo V7+/V7, tapi tampak cukuplah berlainan dari pendahulunya itu sebab monitor All New Fullview Display yang diusungnya. Design monitor baru ini sangat mungkin Vivo tawarkan monitor yang lebih luas, dengan diagonal sampai 6.3″, di body dengan ukuran fisik serupa sekali dengan Vivo V7+, yakni seputar 154.8 x 75.1 x 7.9 mm. Monitor yang dipakai Vivo di smartphone ini mempunyai “notch” dibagian atas untuk tempat earpiece, sensor, serta camera selfie.

Pemakaian monitor dengan notch sangat mungkin produsen tawarkan monitor yang lebih lebar, 6.3″, di smartphone dengan body seukuran smartphone dengan monitor 5.5″ konvensional. Rasio monitor 6.3″ itu dapat disebutkan cukuplah lebar, sampai 19:9, dengan resolusi 2280 x 1080 pixel. Design monitor dengan notch ini akan banyak diadopsi oleh smartphone Android yang launching tahun 2018 ini. Akan tetapi, untuk Indonesia, Vivo lah yang pertama-tama membawa smartphone Android dengan design monitor semacam itu.

Tidak hanya berimbas ke ukuran body yang lebih singkat untuk satu smartphone dengan monitor 6.3″, pemakaian monitor “modern” dengan notch ini pula membuat Vivo V9 ini tawarkan screen-to-body ratio tinggi, sampai seputar 85%. Rasio tinggi itu membuat bagian depan dari smartphone ini tampak hampir semuanya dipenuhi dengan monitor. Perihal ini pun berimbas pada tampilan keseluruhnya dari smartphone ini, jadi simpatisan daya tariknya.

Pemakaian monitor dengan rasio sampai 19:9 membuat Vivo tak akan mengikutkan tombol navigasi fisik di smartphone ini. Tombol navigasi Vivo V9 memakai tombol virtual yang berada di bagian bawah monitor. Satu perihal yang menarik, sama juga dengan apakah yang mereka menawarkan di Vivo V7+/V7, Vivo pun tawarkan pilihan untuk mengendalikan posisi tombol navigasi ini, yakni dengan pilihan posisi all apps – home – back serta back – home – all apps”.

Vivo tentunya masih tetap mengikutkan tombol fisik di smartphone ini, yakni untuk power serta volume +/-. Ke-2 tombol itu diletakkan disamping sampung kanan smartphone. Sesaat disamping samping kiri, ada akses ke tray SIM Card/Micro SD dari smartphone ini. Vivo kembali tawarkan tray non-hybrid untuk smartphone ini, dimana tray dapat menyimpan dua Nano SIM serta satu Micro SD. Perihal ini tentu saja akan mempermudah jika pemakai mempunyai dua nomor yang perlu aktif dengan bertepatan, dan memerlukan kemampuan penyimpanan data semakin besar dari yang di tawarkan oleh internal storage smartphone ini.

Fingerprint scanner dari smartphone ini diletakkan disamping belakang, diatas logo “VIVO”, serta diposisikan di daerah tengah atas body belakang, hingga cukuplah gampang dijangkau jari telunjuk waktu unit smartphone dipegang. Akan tetapi, peletakan fingerprint scanner disamping belakang membuat tidak bisa dibuka waktu pemakai menempatkan smartphone di meja atau permukaan datar lainnya. Hingga, untuk buka kunci piranti waktu smartphone ditempatkan, pemakai mesti memakai tombol power atau mengangkatnya dahulu untuk terhubung fingerprint scanner.

Camera penting di smartphone ini tidak diletakkan diatas fingerprint scanner disamping belakang smartphone. Vivo pilih untuk meletakkannya disamping kiri atas di body sisi belakang smartphone, dengan dua modul camera yang dipakai diatur dengan vertikal. Ada juga LED flash yang diletakkan dibawah formasi ke-2 modul camera itu. Smartphone ini masih tetap memakai konektor Micro USB, yang diletakkan disamping bawah smartphone. Di samping kiri konektor Micro USB itu, ada lubang mic serta konektor audio 3.5 mm. Sesaat di samping kanan konektor, ada lubang speaker dari smartphone ini.

Body Vivo V9 ini memakai bahan polycarbonate dengan design melengkung untuk bagian belakang. Meskipun “hanya” memakai bahan polycarbonate, smartphone ini masih berasa kuat waktu dipegang, tapi cukuplah licin sebab body sisi belakangnya tidak mengangkat motif yang membantunya lebih “menempel” ke tangan pemakai. Diluar itu, sebab warna hitam gloss yang diusungnya, body sisi belakang dari smartphone ini pula gampang sekali kotor sebab bercak dari tangan pemakai. Akan tetapi, seperti yang mereka kerjakan awal mulanya, Vivo mengikutkan peralatan yang menolong menangani perihal itu.

Nah sampai disini saja artikel yang kami ulas terkait dengan Review Smartphone Vivo V9: Lebih Kencang, Monitor Kekinian, serta Memiliki kamera Ganda. Semoga dengan adanya informasi in i bisa berguna serta bermanfaat bagi kalian semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *